Tinondo, Kolaka Timur — Sebuah pemandangan menyentuh hati terjadi di Dusun Peroa, Desa Ameroro, Kecamatan Tinondo. Seorang ibu hamil terpaksa harus dievakuasi oleh warga dengan menyeberangi sungai demi mendapatkan akses menuju pelayanan kesehatan.
Kondisi sungai yang belum memiliki jembatan memadai membuat masyarakat harus mempertaruhkan keselamatan, terlebih saat musim hujan dan debit air meningkat. Dalam video yang beredar, tampak sejumlah warga bahu-membahu membantu proses penyeberangan sang ibu melewati derasnya arus sungai.
Peristiwa ini kembali menjadi sorotan masyarakat dan dinilai sebagai kondisi yang harus segera mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah. Anggota DPRD Kabupaten Kolaka Timur, Santri, turut menyoroti kondisi tersebut dan berharap pembangunan infrastruktur, khususnya jembatan penghubung di Dusun Peroa, dapat menjadi prioritas demi keselamatan dan kemudahan akses masyarakat.
“Jangan sampai masyarakat harus mempertaruhkan nyawa hanya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” ungkap Santri.
Masyarakat berharap adanya langkah cepat dan nyata agar kejadian serupa tidak terus terulang di wilayah Kecamatan Tinondo, khususnya di Dusun Peroa, Desa Ameroro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *